Akhlaq menurut bahasa bisa berarti watak, tabiat,
kesusilaan, sopan santun. Sedangkan dari segi istilah, ada beberapa ahli yang
mengungkapkan tentang definisi akhlaq tersebut, antara lain :
1. Ibnu Athir dalam kitabnya An-Nihayah menjelaskan
pengertian khuluq adalah gambaran batin manusia
yang tepat, yaitu jiwa dan
sifat-sifatnya, sedangkan akhlaq merupakan gambaran bentuk luarnya, seperti
raut mukanya)
2. Ibnu Maskawaeh dalam kitabnya Tahdzibul Akhlaq
merumuskan :
حا ل النفس د ا عية لها إلي أفعا لها من غير فكر وروية
yaitu sikap jiwa seseorang yang mendorongnya melakukan perbuatan
tanpa memikirkannya lebih dahulu
3. Imam Al-Ghazali dalam kitabnya Ihya Ulumuddin
menjelaskan tentang akhlaq :
الخلق عبا رة عن هيئة فى النفس راسخة عنها ثصد ر الأفعا ل بسهو لة ويسر من
غير حاجة إلى فكر وروية
Akhlaq adalah ungkapan tentang sikap (kemampuan)
jiwa yang menimbulkan perbuatan-perbuatan dengan
mudah dan tidak memerlukan
pertimbangan/pikiran terlebih dahulu.
4. Prof. Farid Ma’ruf memberikan definisi tentang
akhlaq adalah kehendak jiwa manusia yang menimbulkan
perbuatan dengan mudah
karena kebiasaan tanpa memerlukan pertimbangan lebih dulu.
Sumber timbulnya akhlaq itu bisa berdasarkan nilai-nilai
keagamaan bisa juga berdasarkan nilai non-agama. Akhlaq bisa berdasarkan
nilai-nilai agama karena ajaran agama memberikan tuntunan, baik hubungan antara
manusia dengan Tuhan maupun dengan sesama manusia, sesama makhluk dan lingkungannya.
Sedangkan berdasarkan non-agama, akhlaq bisa muncul dari
hasil insting (ghariizah), seperti insting manusia untuk mempertahankan diri,
atau juga bisa timbul dari hasil pengalaman manusia, seperti adat kebiasaan.
No comments:
Post a Comment