Wednesday, October 10, 2012

Pengertian Akhlaq (Catatanku 29 Juli 1988)

Akhlaq menurut bahasa  bisa berarti watak, tabiat, kesusilaan, sopan santun. Sedangkan dari segi istilah, ada beberapa ahli yang mengungkapkan tentang definisi akhlaq tersebut, antara lain :

1.  Ibnu Athir dalam kitabnya An-Nihayah menjelaskan pengertian khuluq adalah gambaran batin manusia  
    yang tepat, yaitu jiwa dan sifat-sifatnya, sedangkan akhlaq merupakan gambaran bentuk luarnya, seperti 
    raut mukanya)

2. Ibnu Maskawaeh dalam kitabnya Tahdzibul Akhlaq merumuskan : 
حا ل النفس د ا عية لها إلي أفعا لها من غير فكر وروية    

    yaitu sikap jiwa seseorang yang mendorongnya melakukan perbuatan tanpa memikirkannya lebih dahulu

3. Imam Al-Ghazali dalam kitabnya Ihya Ulumuddin menjelaskan tentang akhlaq :   
    الخلق عبا رة عن هيئة فى النفس راسخة عنها ثصد ر الأفعا ل بسهو لة ويسر من غير حاجة إلى فكر وروية
   Akhlaq adalah ungkapan tentang sikap (kemampuan) jiwa yang menimbulkan perbuatan-perbuatan dengan 
   mudah dan tidak memerlukan pertimbangan/pikiran terlebih dahulu.


4. Prof. Farid Ma’ruf memberikan definisi tentang akhlaq adalah kehendak jiwa manusia yang menimbulkan 
    perbuatan dengan mudah karena kebiasaan tanpa memerlukan pertimbangan lebih dulu.

Sumber timbulnya akhlaq itu bisa berdasarkan nilai-nilai keagamaan bisa juga berdasarkan nilai non-agama. Akhlaq bisa berdasarkan nilai-nilai agama karena ajaran agama memberikan tuntunan, baik hubungan antara manusia dengan Tuhan maupun dengan sesama manusia, sesama makhluk dan lingkungannya.

Sedangkan berdasarkan non-agama, akhlaq bisa muncul dari hasil insting (ghariizah), seperti insting manusia untuk mempertahankan diri, atau juga bisa timbul dari hasil pengalaman manusia, seperti adat kebiasaan.

No comments:

Post a Comment