Tuesday, October 9, 2012

Pendidikan Dasarku

Aku sekolah di Madrasah Ibtidaiyah Nahdlatul Ulama Palangkaraya yang terletak di Jl. Dr. Murjani Palangkaraya pada tahun 1979-1985. Sebagaimana kebanyakan sekolah agama pada masa itu, hari libur sekolah adalah hari Jum'at sedangkan sekolah negeri pada umumnya libur di hari Minggu. Di sekolah inilah aku diajari, dididik dan dibimbing oleh para guru dengan berbagai ilmu pengetahuan dasar dan akhlaq serta ajaran agama untuk tingkatan yang sangat dasar sebagai bekal untuk pendidikan ke jenjang selanjutnya.

Prestasi belajarku di sekolah dari kelas I hingga kelas III tergolong biasa-biasa saja, baru mulai kelas IV hingga kelas VI mulai sedikit berprestasi antara ranking 1-3 secara silih berganti bersaing dengan beberapa teman seangkatanku. Seperti kebanyakan anak seusiaku ketika itu, persoalan prestasi atau ranking di sekolah dasar tidak terlalu diperhatikan secara serius yang penting belajar dan bermain sesuai dengan perkembangan usia pada saat itu. Mungkin sedikit berbeda dengan kondisi zaman sekarang yang sudah sejak play group, TK hingga SD sudah sangat dibebani keinginan orang tua untuk berprestasi baik di sekolah sehingga kadang menjadi beban tersendiri bagi si anak.

Seingatku, waktu sekolah dasar itu aku hampir tidak pernah memikirkan ranking atau prestasi yang penting adalah bermain dan belajar agar dapat naik kelas dan yang terpenting jangan sampai tidak naik kelas. Itu aja. Selebihnya ya belajar, bermain, berteman dan berinteraksi dengan lingkungan sekolah.

Teman-teman seangkatanku di MIS NU yang masih aku ingat antara lain adalah Tajudinnor Asra, Dahliani, Salmiah, Syahrani, Siti Hafsah, Rahman A, Bahriannoor, Rahmat Fahmi, Misuri, Haris Fadilah, Erni Rosidah, Siti Mahmudah, M. Mabarun, Syaifullah, Kamsiah, Junaidah, Nahrawi dll. Sementara beberapa kakak kelas yang aku ingat antara lain Syahrani, Abdul Kadir, M. Rifani.

Aku berterima kasih kepada guru-guruku di sekolah itu yang telah memberikan bimbingan, mendidik dan mengasuh aku dan teman-teman sejak kecil hingga bisa menyelesaikan sekolah dan melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi. Beberapa nama guruku yang masih kuingat dan berjasa besar dalam pembentukan dasarku di sekolah waktu itu antara lain adalah Ibu Ainun Jariyah, Bapak Abdul Muis, Ibu Asyiah, Bapak Basuni Abdan, Bapak Hadrani, Ibu Masayu, dll.

No comments:

Post a Comment